Saat ini saya sedang mengetik ditemani backsound yang merintik di luar sana. Bunyi-bunyi air yang berpadu menjadi sebuah irama yang begitu indah terdengar. Suasana terasa begitu romantis. Teh hangat kuteguk untuk menetralisir kebekuan yang menambah kehangatan suasana di hujan ini...
Sekarang bulan November, memang sudah seharusnya musim hujan. Beruntung sekali musim kemarau yang lalu tidak berlarut-larut. Tanah tak lagi segersang kemarin, pohon pun mulai lebat daunnya, Bisa dibilang musim hujan itu membawa berkah bagi penghuni bumi ini...
Saya senang sekali saat hujan turun. Saya merasa ada keceriaan hati. Orang bilang "Hujan itu dapat mendramatisir keadaan". Saya rasa itu benar, rasa kegembiraan saya bertambah dengan datangnya hujan. Setiap orang pasti punya suasana hati yang berbeda-beda. Tak semuanya gembira pada saat ini. Yang galau terdramatisir oleh hujan menjadi semakin galau. Yang saat ini sedang rindu dengan keluarga, saudara atau kekasih yang jauh di sana, hati akan semakin merindukan mereka. Yang saat ini sedih, kehilangan seseorang yang dicintai, teman yang dicintai, saudara yang dicintai, hewan yang dicintai, barang kesayangan yang dicintai. Semoga tidak larut dalam kesedihan saat musim hujan ini.
Saya pikir musim hujan ini bukan saatnya untuk kita bersedih atau bergalau-galau. Kenapa kita ga membawa suasana hati ini dalam keceriaan. Lihat di luar sana di balik jendela hujan turun begitu syahdunya, membawa berkah bagi kita semua.
Hal lain yang saya suka dari hujan adalah karena "hujan itu dapat membawa kita ke masa lalu, masa-masa yang begitu indah". Sepertinya hujan membawa partikel-partikel memory kita pada masa lalu. Saat aku memandang hujan, ingatanku pada masa kanak-kanak yang begitu gembira datang bermunculan di pikiran ini. Saya rindu masa itu, saya ingin kembali ke masa itu, saya rindu teman-temanku kala itu.
Hujan, Bawalah keceriaan pada penghuni bumi ini..
Tuhan, terima kasih Engkau memberikan hujan kepada kami.. :)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar