"Rid rid.. Bangun udah jam setengah empat"
suara itu masih terasa samar-samar. Itu hanya suara yang tidak jelas. Aku pun masih setengah sadar merespon suara itu.. beberapa saat kemudian suara itu datang lagi.. "Rid bangunn.. mau sahur tidak?" lama kelamaan suara itu semakin jelas di telinga, aku mulai sadar. Aku terbangun dari tidurku, mata ini mulai terbuka, melihat samar-samar siapa yang membangunkanku.. ternyata itu suara bapak yang sedang membangunkanku pagi tadi.. "Ayo bangun, cepetan sahur" "iya pak sebentar" Bapak meninggalkanku menuju ruang makan
menyusul ibu dan kakakku yang sedang menyiapkan hidangan sahur. Aku masih berada di tempat tidur, mengumpulkan nyawa-nyawa yang masih beterbangan.
menyusul ibu dan kakakku yang sedang menyiapkan hidangan sahur. Aku masih berada di tempat tidur, mengumpulkan nyawa-nyawa yang masih beterbangan.
Aku masih merasa lemas sekali, sambil berbaring aku mengingat kejadian-kejadian yang aku alami dalam mimpi. Tapi sepertinya aku lupa sama mimpiku td malem. Secara reflek tangan kiriku meraih sebuah benda kecil yang ada di meja. Ga tahu kenapa, setiap bangun yang pertama kali aku cari adalah hape.. hmm.. Aku lihat ada 1 inbox.
Ayang, met ulang tahun semoga panjang umur, selalu diberi sehat, dilindungi oleh Allah, dilimpahi rizki halal yang serba berkecukupan, n smga km adl jodoh q di dunia dan akhirat. Aamiin.. :)
Ternyata itu sms dari ayux, dia ga lupa sama hari ulang tahunku. Seneng banget rasanya mendapat ucapan itu. Dengan senyum2 aku menyusul ke ruang makan menyusul keluargaku menyantap hidangan sahur. Mereka terlihat biasa, sepertinya keluargaku ga ada yang tahu kalo hari ini adalah hari ultahku. Oh iya emg d keluargaku tidak ada tradisi saling ngucapin ultah. Aku kembali membaca sms dari ayux, sambil makan aku membalas sms itu..
Amin ya robal alamin, makasih ya ayangku. Oh ya yank do'anya diganti aja. Jgn panjang umur, tp semoga umurnya bermanfaat
Amin ya robal alamin, makasih ya ayangku. Oh ya yank do'anya diganti aja. Jgn panjang umur, tp semoga umurnya bermanfaat
Dia langsung merespon dan mengamini apa yang aku inginkan. Apa yang aku sms itu benar, aku memang tidak pernah meminta umur yang panjang, aku hanya minta kepada Allah umur secukupnya. Dan selama hidup aku ingin menjadi orang yang bermanfaat bagi orang lain.. Aku sering melihat tetangga saya, ada orang yang umurnya udah sepuh banget, dan itu keluarganya pasti repot mengurusinya. Aku tidak ingin seperti itu, aku tidak mau merepotkan anak cucu ku nantinya. Semoga Allah memberikan kesehatan untukku, dan aku ingin menjadi orang yang bermanfaat untuk lingkungan sekitarku..Aamiin.. :)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar